KOMBINASI KUNCI KOPOR BERGESER, BAGAIMANA SOLUSINYA?

Kombinasi Kunci Kopor Bergeser, Bagaimana Solusinya?

Kemarin aku pulang ke Surabaya dari Solo dengan Lion pk 18.15 . Karena pesawat terlambat, aku bergegas salat Magrib dulu. Sebelum salat kuraba kopor kecilku, kumasukkan dua rits ke lubang kuncinya dan kuputar angka kombinasinya tanpa melihatnya. Aku pun salat dengan tenang dan setelah selesai salat selang beberapa saat sudah ada panggilan boarding..

Malam itu Arya menjemputku di bandara, tentu saja aku senang dijemput anak lelakiku (jadi ingat Mas Tri yang dulu selalu menjemput dan menungguku dengan sabar di pojok bandara lama… semoga Mas Tri tenang di sana).
Dalam perjalanan ke rumah kami berbincang tentang Arfen (cucuku, anak laki-laki Arya) dan beberapa kegiatan Arya. Sampai di rumah, kami masih berbincang dan Arya membicarakan rencananya mengurus perpanjangan SIM besok paginya. Selesai itu dia pulang dan berencana menginap di rumah Garuda.

Malam itu aku berencana menulis makalah, kubuka tasku dan kukeluarkan laptop. O, ya…kuingat charger-nya ada di kopor. Kuraih kopor kecilku dan kucoba membuka kunci dengan mengatur angka kombinasinya. Akan tetapi, alangkah terkejutnya aku, kunci kombinasi angka itu hanya diam dan keras saat kutekan ujungnya. Wah, tidak dapat membuka nih… kucoba lagi dengan cara memiringkan kopor supaya lebih leluasa membukanya, tapi tetap saja tidak bisa. Kupandang kopor itu lekat-lekat, kuelus bagian ujungnya sambil berucap syukur Alhamdulillah. Ya, aku wajib bersyukur karena kejadian itu baru pertama kali kualami dan aku bersyukur karena kualami setelah di rumah, bukan saat baru tiba di suatu tempat (kubayangkan jika itu terjadi di tempat aku baru datang, mungkin membuat galau dan resah).

Beberapa kali kucoba membuka, hasilnya selalu sama “kukuh tak tergoyahkan” wk wk wk. Aku ingat, mungkin saat aku menguncinya, tidak sengaja ada yang bergeser. Aku pun menyerah dan kuputuskan untuk membawa kopor tersebut paginya. Biarpun di rumah ada PC, tapi terasa agak malas menggunakan PC di runag kerja…alhirnya kulewatkan malam itu tanpa sedikit pun membuka komputer (terasa ada yang kurang karena biasanya aku memeriksa email sebelum tidur).

Pagi hari, kumasukkan kopor ke dalam mobil saat akan berangkat. Sore, selesai mengajar aku pun pulang dan mampir ke tukang kunci di dekat kampus. Dia bertanya angka kombinasinya dan kusebutkan. Beberapa kali kulihat dia mencoba memutar-mutar kombinasi angka… hingga akhirnya “klik”… terbukalah kunci itu. Aku, pun berbisik mengucapkan syukur Alhamdulillah. Kutanya bagaimana cara dia membuka kunci itu dan jawabannya ternyata sederhana dengan urutan sebagai berikut.
1. aturlah angka seperti komposisi biasanya (misal: 000),
2. putarlah setiap kemungkinan dengan satu angka di depan dan di belakangnya, misalnya 000, berarti
a. 0-yang-pertama diputar ke depan (1) atau ke belakang (9). Jika ini tidak berhasil, kembalikan ke angka semula, yaitu 0 kemudian
b. 0-yang-kedua diputar ke depan (a) atau ke belakang (9). Jika ini tidak berhasil, kembalikan ke angka semula, yaitu 0 kemudian
c. 0-yang-ketiga diputar ke depan (a) atau ke belakang (9). Ternyata ini lah yang benar, angka terakhir adalah 9.

jadi, kunci kombinasi yang semula (misalnya) 000 berubah menjadi 009.

Mendengar penjelasan itu aku pun lega dan segera membawa kopor itu pulang. Alhamdulillah, malam ini aku dapat bekerja lagi dengan tenang karena charger yang ada di kopor sudah akan dapat kugunakan lagi. Terima kasih, ya Allah; terima kasih, Pak Kunci, semoga sehat selalu, wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: