Tik Tik Tik Hujan Turun…

Malam ini hujan turun (awal musim hujan di Sidoarjo), tidak terlalu deras, tetapi suaranya jelas terdengar. Sambil tersenyum menatap Ara kusampaikan “udan, Nak… hujan”. Ara sejenak terdiam dan dengan saksama mendengarkan, matanya yang bulat menatapku jenaka… pijarnya menari-nari tanda bahagia. Sejenak dia kemudian menggerak-gerakkan tangannya sambil bersenandung “tik tik tik, unyi uja i atas enting// ainya uyun idak teira//obalah engok a’an an anting//”…

Wooowww…aku terpana dan terpesona mendengar cucuku menyanyi dengan lancar sambil tersenyum dan menggerak-gerakkan tangan… kemudian aku pun menyahut dan kami bernyanyi bersama “pohon dan kebun basah semua…”, tanpa terasa…kami pun mengulang lagu itu sampai tiga kali…Ara tertawa berderai-derai setelah kami bertepuk tangan mengakhiri lagu tersebut.

Selepas menyanyi aku meraih boneka yang diberi nama Ara “Pop Pop”, kami pun bermain bersalaman, mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf (untuk yang terakhir ini masih agak sulit). Ara memilih boneka beruang kecil yang biasanya ditaruh di sampingnya saat ia tidur. Boneka itu dipeluk-peluknya dan dengan sangat jelas dia mengelus-elus dan mengucapkan “bobok, dik…bobok”. Aku tersenyum melihat tingkahnya. Sambil menggendong boneka, mengayun, dan berjalan-jalan Ara pun tiba-tiba berdendang “Nina bobok…ooo Nina bobok, alo idak bobok i’i’it amuk”…untuk yang kedua kali aku terpana dan terpesona oleh gaya dan nyanyiannya… kami pun bernyanyi bersama lagi, Ara dengan boneka beruangnya dan aku dengan Pop Pop…

Alhamdulillah, setelah dapat menghitung ikan sampai sepuluh, melafalkan alif ba’ dst, kini Ara dapat bernyanyi dengan lancar….Aku tersenyum melihatnya mencoba menidurkan bonekanya, persis seperti saat aku berupaya menidurkannya… dalam beberapa penggal kalimatnya dia ternyata ingat adik sepupunya, Arfen…”adik Apen idul, ya”.

Aku ingat saat Ara masuk rumah tadi dengan kugendong dia berujar “Abi oyah, unda oyah” (Abi sekolah, bunda sekolah)… terus kutanya sambil kuelus rambutnya “Oma?”… dia menjawab “Oma ada”… aku pun menciumnya dengan penuh kasih sambil berbisik “Insya Allah Oma akan selalu menemanimu, Nak. Oma sayang Ara, Bunda dan Abi juga sayang Ara”…kubisikkan doa untuk Raras dan Ghofur semoga mereka sehat dan dapat meraih impiannya….kemudian kulantunkan doa lagi untuk Mas Tri di sana, Raras di Nottingham, Ghofur di Pangkal Pinang, Arya di Rotterdam, Ara, Kiky, Arfen, Ibu dan Bapak di Solo, para Saudara, sahabat, dan mahasiswaku… semoga berkah dan rahmat Allah SWT selalu tercurah…aamiin.

Selamat malam dan selamat tidur Ara, semoga mimpi indah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: