UNTUK ARYA ANURAGA, ANAK LELAKIKU

ARYA MATAHARIKU

Arya… anakku
Hangat itu masih terasa saat kudekap tubuh mungilmu dalam kasih
Wangi tubuh bayimu masih terhirup saat kurajut ceritamu dalam bisik lirih
Kau tumbuh dalam baluran kasih sayang, cinta, dan kesabaran
Kau tumbuh dalam derap keceriaan hidup dan kesantunan
Kau tumbuh seperti matahari dalam keluarga.

Arya anakku…
Kau tangguh untuk semua mimpi dan keinginan
Cerdas untuk berbagai keterampilan
Jujur dalam semua hal
Peduli pada berbagai keadaan
Tapi kau sering malas dan bangun kesiangan
Irama dan asupan makan pun perlu terus kau perhatikan
Saat ini jarang Ibu dengar kata ”sembarang”
Yang dulu sering kau lontarkan saat menetapkan pilihan

Arya matahariku,
Kedewasaan telah menuntunmu
Penetapan pilihan pun semakin menyatu
Ibu ingat bahagiamu membuncah pada
14 September tahun 2014 lalu
Saat ulang tahun Kiky calon mempelaimu
Bertepatan dengan saat pinanganmu
Saat kau ekspresikan kasmaranmu
Aku pun terpesona, jodoh ternyata tak terduga
Teman Raras dan sudah kenal sejak lama?
Kiky tetangga dan teman kerja? alangkah indahnya
Aku pun ternganga tak percaya dan riang terpesona
Jauhnya perjalanan hidupmu ke luar Sidoarjo dan Surabaya
Ternyata akhirnya kembali ke Rewwin juga
Aku pun memuji Asma-Nya
Tuhan memang selalu punya rencana tak terduga
Dan kita pun harus selalu mensyukurinya

Anakku, …
31 Desember 2013 lalu tepat sewindu Bapak berpulang
Ingatan itu sungguh lekat:
Saat Bapak berpulang, tangismu pecah di dalam kamar
Saat itu kau akan menempuh ujian
Kau pun larut dalam tangis kesedihan
Sewindu berlalu dan kita pun selalu bersama melewati kepedihan itu

Arya matahari, penyemangatku…
Saat pernikahanmu ini,
hanya satu pesan Ibu:
Dekaplah Kiky dengan jiwa
cintailah dia dalam setiap hembusan nafasmu yang berirama
jagalah kesetiaan dengan cinta
dan pupuklah cinta dengan kesabaran dan keikhlasan baja
Pertaruhkan hidupmu tuk melindunginya
dan berdoa supaya cahaya Allah SWT selalu melingkupinya…
Ibu yakin Bapak akan sangat bangga jika kau mampu membuktikannya.

Dan pagi ini, anakku,
Jika Allah SWT memperkenankan Bapak mendengar seruan Ibu, Ibu serukan
”Mas Tri, pagi ini anak lelaki kita—Arya—telah merengkuh mempelainya, Kiky untuk membangun keluarga samara
Semua itu tidak lepas dari asuhan dan didikanmu kepadanya
Cinta dan kasih sayang tulusmu untuknya
Semoga pernikahan Arya dan Kiky pagi ini, mampu mengukir senyummu di sana.”

Saat ini doa ibu hanya Satu
Semoga Allah SWT mencurahkan berkah untuk kalian–Arya dan Kiky–dan mudah-mudahan Allah SWT mempersatukan kalian dalam kebaikan…aamiin.

Bapak pasti bangga dan bahagia di sana…

Sidoarjo, 4 Januari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: