Pidato Promosi Dr. Agung Pramujiono, M.Pd.

Pidato Promosi Dr. Agung Pramujiono, M.Pd.

Promotor: Prof. Dr. Kisyani-Laksono

Kampus Unesa Ketintang, 11 Desember 2012

 

 

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaikum w.w.,

 

Doktor Agung Pramujiono, M.Pd. yang terpelajar,

Ketua Dewan penguji, para penguji, dan hadirin yang saya hormati,

 

Dengan mengucap syukur ke hadirat Allah SWT…alhamd., pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan selamat atas keberhasilan Saudara Agung Pramujiono mencapai gelar doktor dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra, khususnya Etno-pragmatik.

Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas selesainya disertasi Saudara yang berjudul “Kesantunan Berbahasa dalam Wacana Dialog Televisi” . Disertasi ini  menunjukkan besarnya perhatian Saudara terhadap kesantunan berbahasa yang  berperan besar dalam kelancaran berkomunikasi. Pada sisi lain, disertasi ini juga menunjukkan keprihatinan Saudara terhadap ketidaksantunan dalam berbahasa yang mulai menggejala akhir-akhir ini, bahkan di televisi. Kesantunan terkait erat dengan karakter seseorang sebagai individu dan karakter bangsa pendukungnya.

Sejalan dengan topik yang Saudara angkat dalam disertasi, Saudara telah mampu bersikap empan papan dalam hubungan sebagai sahabat atau pun dalam peran sebagai mahasiswa. Dalam hal ini, Dr. Agung Pramujiono, M.Pd.  telah membuktikan “kekesantunan”nya  dalam bertutur dan berperilaku dalam menyelesaikan studinya.

 

Dr. Agung Pramujiono, M.Pd. yang santun,

Secara gamblang disertasi Saudara mengupas mengenai wujud verbal kesantunan dan ketidaksantunan, realisisasi prinsip kesantunan, dan ciri prosodi kesantunan. Dalam disertasi tersebut Saudara berhasil menemukan berbagai Strategi Kesantunan yang Saudara pilah menjadi

 

Saudara juga menemukan Realiasi Prinsip Kesantunan dalam wujud

  • kurmat (hormat)
  • andhap asor (rendah hati)
  • empan papan (sadar akan tempat)
  • tepa slira (tenggang rasa)

 

Temuan lain yang menonjol adalah:

(1) Pengggunaan strategi gurauan yang  menyebabkan ketidaksantunan.

(2) Penggunaan peribahasa dan ungkapan kearifan lokal masyarakat sebagai strategi penggunaan identitas kelompok.

(3) Fenomena strategi ketidaksantunan semu (mock impoliteness) sebagai strategi kesantunan.

Di sisi lain, hal yang sangat membanggakan adalah Saudara dapat membuktikan bahwa ciri prosodi kesantunan (S) dan ketidaksantunan (TS)

dapat disimak dari intensitas, kecepatan suara, dan nada yang ditunjukkan dengan TS memiliki rerata lebih tinggi daripada S. Selain itu, temuan bahwa intonasi akhir SUBDek, SUBInt, dan SUBImp tidak selalu menurun ternyata mampu mematahkan hasil penelitian pakar dan anggapan umum bahwa “intonasi akhir SUBDek, SUBInt, dan SUBImp menurun “

 

Dr. Agung Pramujiono, M.Pd. yang santun,

Temuan disertasi Saudara ini bukan hanya bermanfaat bagi pengembangan teori linguistik, khususnya etno-pragmatik, tetapi juga sangat berguna untuk pengembangan pendidikan karakter dan berguna bagi masyarakat, peneliti, pengamat, pembuat keputusan, dan birokrat terkait dengan masalah kesantunan dalam dialog, khususnya yang ditayangkan secara langsung.  Beberapa pertanyaan lanjutan pun mengemuka: Apakah  pertanyaan beruntun yang memojokkan dalam suatu dialog memang perlu? Apakah itu hanya untuk menunjukkan bahwa penanya menguasai persoalan dan terkesan “pandai”? Tidak adakah cara lain untuk menggali jawaban dengan pertanyaan-pertanyaan  yang lebih santun? Apakah perlu ada sensor untuk beberapa adegan langsung? dll. Biarlah hal itu menjadi wacana yang terus diperbincangkan oleh siapapun yang peduli terhadap kesantunan sebagai basis dari pendidikan karakter.

Selain itu saya sampaikan apresiasi kepada Saudara karena sebagai mahasiswa Unesa, dalam tugas akhir ini Saudara menggunakan template power point Unesa untuk presentasi. Ini menunjukkan Saudara menyimpan kebanggan terhadap Unesa…terima kasih.

Sekali lagi saya sampaikan selamat  atas keberhasilan Saudara mencapai gelar akademik tertinggi dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra. Saudara  sangat layak menyandang gelar doktor pendidikan bahasa dan sastra. Saya yakin itu semua bukan hanya karena kecerdasan Saudara, tetapi juga karena kegigihan dan ketekunan Saudara  untuk mempelajari dan mendalami seluk-beluk kesantunan, untuk menemukan strategi kesantunan yang tepat dalam proses komunikasi. Jangan pula dilupakan kekuatan doa dari Saudara dan dari orang-orang yang menyayangi Saudara.

Untuk itu semua, saya selaku promotor tidak melupakan jasa orang-orang terdekat Dr. Agung Pramujiono, M.Pd. yang secara langsung atau tidak langsung telah membantu keberhasilannya dalam menghasilkan disertasi yang berbobot ini. Beliau adalah kedua orang tua  Dr. Agung Parmujiono, M.Pd., yaitu Ibu Muhartatik dan Bapak Suparli (almarhum, baru sebulan yang lalu berpulang). Jika Allah SWT memperkenankan Bapak Suparli dapat mendengar saat ini, saya serukan “Hari ini putra Bapak telah menyelesaikan studi S-3-nya sehingga berhak menyandang gelar Doktor. Semua itu tidak lepas dari asuhan Bapak kepadanya. Semoga prestasi Dr. Agung Pramujiono, M.Pd.  mampu mengukir senyum Bapak di alam sana”. Terima kasih juga untuk Ibu Muhartatik yang tentu telah memberikan bekal kehidupan dan dasar-dasar kesantunan kepada Pak Agung. “Hari ini putra Ibu telah mengukir prestasi” itulah yang saya serukan kepada ibunda Dr. Agung Pramujiono, M.Pd.. Selain itu, peran istri  Masroh Hidajati dan anak-anak Amelia Widya Hanindita, Rachmat Agung Hidayat, dan Dyah Cahyaning Pramesti tentu juga sangat menentukan penyelesaian studi ini, terima kasih kepada mereka. Selanjutnya, perkenankan juga saya menyampaikan terima kasih dan selamat kepada Rektor Universitas PGRI Adibuana Surabaya (Unipa) dan jajarannya yang telah mengizinkan dan memberikan dukungan untuk penyelesaian studi Dr. Agung Parmujiono, M.Pd.

Pada bagian akhir, sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Dr. Agung Pramujiono, M.Pd. yang santun. Semoga sumbangsih Saudara  terhadap bidang pendidikan bahasa dan sastra serta  ilmu linguistik tidak berhenti sampai di sini. Kembangkanlah  terus sumbangsih itu sepanjang hidup Saudara. Jangan lupa, selain sebagai dosen di Unipa, Saudara juga menyandang gelar sebagai alumni Unesa. Jadi  wajib bagi Saudara untuk mendaftar sebagai alumni, syukur-syukur jika Saudara punya waktu dan kesempatan untuk ikut mencemerlangkan Unesa lewat IKA (selain mencemerlangkan Unipa).

 

Terima kasih.

Banyak senyum dan banyak doa untuk Saudara, semoga sehat selalu, was.

 

Promotor,

Kisyani-Laksono

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: